Minggu, 23 Februari 2014

Cinta Kita

CINTA, di tempat kecil di dunia ini aku menemukanmu pada waktu yang tepat. Cinta yang membuat waktuku tiba- tiba seakan berhenti berputar dan berdetak. Hingga akhirnya, namamu tercetak dengan huruf paling tebal sebagai satu kata tunggal di dasar lubuk hatiku yang terdalam.
 
Cinta, memilikimu adalah anugrah terindah dari Tuhan. Kamu adalah cinta yang membuatku merasa seperti ratu, dijaga seperti benda langka yang sangat berharga. Kesederhanaanmu membuatku memahami tentang arti hidup yang tidak selalu membutuhkan hal- hal sempurna. Dan ketulusan hatimu dalam mengimbangiku membuatku mengerti tentang memahami, mengakui, mempercayai, meyakini, memberi, dan menerima.
 
Cinta, mungkin aku terlalu berani untuk memilikimu. Terlalu percaya diri pada setiap kisah tentang cerita cinta yang kita jalani. Dan mungkin, terkadang aku terlalu berlebihan dalam mengungkapkan semuanya tentang kita.
 
Tapi, ini cintaku. Cintaku tidak pernah takut untuk memiliki dan memilih orang sepertimu, karena memilikimu adalah anugerah. Dan memilihmu adalah pilihan yang paling tepat di perjalanan cintaku. Cintaku tidak pernah malu dengan semua kalimat atau ungkapan yang mungkin terlalu berlebihan tentang kita, karena itu benar dan bukan hanya sekedar kalimat atau ungkapan biasa.
 
Cinta, bersamamu adalah kunci bahagiaku. Saatku mulai merindukanmu, jantungku berdetak lebih cepat. Saatku mulai memikirkanmu tentang rindu itu, kelopak bunga- bunga mawar putih seakan- akan berjatuhan di sekelilingku. Dan di saat aku mulai resah karena rindu itu, kututup perlahan kedua mataku dan kumulai membayangkan semua hal tentang kamu.
 
Cinta, mungkin ini bodoh. Atau mungkin terlalu konyol, tapi aku selalu menikmatinya karena ini cintaku. Cinta, kamu adalah matahari yang memberikan aku kehangatan di tengah dinginnya dunia yang terkadang tidak bersahabat. Kamu adalah pelangi yang memberikan warna- warna indah di setiap sudut kehidupanku. Dan kamu adalah bulan dan bintang yang menghiasi dunia malamku menjadi dunia yang malam indah.
 
Cinta, detik ini aku ingin kamu dapat mengetahuinya. Meski terkadang egoku terlalu memaksakan kehendakku, tapi aku selalu berusaha keras agar semuanya tidak menjadi beban untukmu. Meski terkadang cemburuku berlebihan, tapi aku selalu mempercayai dan meyakini kamu.
 
Cinta, sejauh apapun jarak di antara kita. Percayalah, perasaanku tidakakan pernah berubah. Walaupun terjatuh, dan walaupun terluka. Aku akan tetap ada di sampingmu, selalu ada untukmu. Dan aku bahkan aku jauh lebih mencintaimu dan menyayangimu lagi dari sebelumnya.
 
Dan sejauh apapun jarak itu di antara kita, dan sejauh apapun aku berlari aku akan selalu setia tergopoh berlari ke arahmu, kapanpun itu akan selalu saja berlari kearahmu. Karena hanya kamu cinta yang dapat membuatku luar biasa. Karena canda dan tawa, serta duka dan air mata membuat kebersamaan kita begitu sangat berharga. Dan karena cinta, bahagiaku nyata.
 
Cinta, cinta itu kamu. cinta kita mungkin tidak selalu sama, tapi perbedaan itu membuat kita senantiasa bersama. Dan meski dalam ruang dan waktu kita tidak bersama, tapi cinta akan selalu mengikat kita di dalam satu rasa yang sama.
 
Aku dan kamu, itu kita. Cinta, aku akan terus bertahan. Mempertahankan kamu dan hubungan kita. Bukan karena janji, tapi karena semua rasaku tulus. Dan menjalaninya dengan ikhlas bersamamu.
 
Sebelum waktunya tiba, dengarkan aku cinta. Aku akan menunggumu dengan sabar, sebagai imam dan masa depanku. Apapun yang terjadi, bagaimanapun kondisi dan keadaanmu kelak. Aku akan tetap menunggumu, hanya menunggu kamu. Hanya kamu ' Lelaki ' ku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar